Senin, 23 Oktober 2023

Fisika, Teknologi dan Platform Merdeka Mengajar

Penerapan Inovasi Model Pembelajaran Berbasis TIK Pada Pelajaran Fisika

Pelajaran fisika merupakan pelajaran yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, pelajaran fisika sebenarnya tidak terlepas dari teknologi. Kemajuan teknologi yang semakin canggih di abad 21 seharusnya menjadikan pelajaran fisika pelajaran yang diminati tetapi faktanya masih banyak murid yang tidak menyukai pelajaran fisika karena dianggab pelajaran yang sulit dan menyeramkan. Adanya penggunaan handphone pada murid SMA seharusnya menjadi fasilitas dalam kegiatan pembelajaran fisika namun handphone yang dimiliki murid belum termaksimalkan untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Masih banyak murid yang memanfaatkan handphonenya hanya untuk bersosial media dan bermain game saja.

Model pembelajaran inovatif berbasis TIK berpusat pada murid dirasa sangat tepat bila diterapkan di dalam pembelajaran fisika. Fisika yang merupakan ilmu alam yang dapat dikontekstualisasi dengan peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dapat diterapkan menggunakan model pembelajaran yang menuntun murid untuk menemukan konsep yang mereka pelajari dengan mengaitkan materi fisika dengan peristiwa sehari-hari secara kontekstual berbantuan teknologi.

Dari paparan di atas maka merancang model pembelajaran discovery-inquiry berbasis TIK berpusat pada murid dapat menjadi salah satu pilihan untuk diterapkan di kelas, agar murid menjadi lebih tertarik untuk belajar fisika, pembelajaran yang memanfaatkan teknologi yang dapat di akses menggunakan handphone murid dapat memaksimalkan pemanfaatan handphone yang murid miliki sehingga pelajaran fisika menjadi pelajaran yang menyenangkan bagi murid dan muridpun akan fokus menggunakan handphone mereka untuk sarana belajar.

Sebelum merancang model pembelajaran discovery-inquiry berbasis TIK berpusat pada murid perlu terlebih dahulu mencari referensi dari berbagai sumber agar rancangan pembelajaran dapat mencapai tujuan yang di inginkan. Referensi yang digunakan dapat berupa artikel, jurnal, buku maupun platform teknologi seperti platform merdeka mengajar (PMM). Referensi di platform merdeka mengajar dapat diakses pada menu ide praktik, perangkat ajar maupun bukti karya. Pada menu ide praktik dan perangkat ajar sudah melewati tahapan kurasi sehingga dapat menjadi salah satu referensi yang sesuai, sedangkan pada menu bukti karya dapat mengadopsi praktik baik dan karya-karya rekan guru dari seluruh nusantara untuk dijadikan bahan dalam merancang pembelajaran maupun bahan literasi digital bagi murid.

(Memanfaatkan PMM sebagai bahan referensi)

(Memanfaatkan PMM sebagai bahan referensi)

Dalam merancang model pembelajaran berbasis TIK maka rancangan pembelajaran tentunya perlu menggunakan perangkat TIK beserta kelengkapannya. Seperti yang kita ketahui bahwa pemerintah telah memfasilitasi guru dan tenaga kependidikan dengan akun pembelajaran yaitu akun belajar.id yang dapat digunakan para guru dalam membuat rancangan pembelajaran berbasis TIK. 

(Memanfaatkan akun belajar.id untuk menggunakan menu google sites dalam membuat MPI)

(Memanfaatkan akun belajar.id untuk menggunakan menu canva for education dalam membuat MPI)

Selain pembelajaran berbasis TIK guru pula perlu menggunakan strategi pembelajaran yang memperhatikan kebutuhan murid seperti strategi pembelajaran terdiferensiasi. Untuk menerapkan pembelajaran terdiferensiasi maka guru perlu melakukan asesmen diagnostik, melakukan asesmen diagnostik dapat menggunakan google form. Mengawali pokok bahasan baru perlu dilakukan asesmen diagnostik kognitif untuk memetakan murid berdasarkan kesiapan belajarnya. Dari hasil asesmen diagnostik kognitif murid dikelompokkan menjadi kelompok mahir, cukup mahir dan belum mahir sehingga pembelajaran dapat dilakukan sesuai dengan  kesiapan murid tersebut.

Sebelum menerapkan pembelajaran tentunya seorang guru perlu membuat modul ajar agar pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Dalam membuat modul ajar dapat menggunakan google dokumen, selain modul ajar, materi ajar dan lembar kerja peserta didik (LKPD) juga dapat dibuat menggunakan google dokumen sehingga materi ajar dapat menjadi bahan literasi digital bagi murid yang dilengkapi dengan gambar-gambar menarik dan video. Sedangkan LKPD memanfaatkan google dokumen dapat menjadi wahana kolaborasi bagi siswa dalam meyelesaikan LKPD berbasis TIK secara bersama dengan pilihan dijadikan sebagai editor. Sehingga selain murid dapat berfikir kritis dalam prosesnya dapat pula menumbuhkan kreatifitas dan kolaborasi pada murid memaanfaatkan handphone mereka.


(Kegiatan pembelajaran di kelas berbasis TIK)

Untuk memfasilitasi murid yang memiliki gaya belajar visual, guru dapat melengkapi bahan ajar dengan gambar-gambar menarik yang berhubungan dengan konsep materi. Dan untuk memfasilitasi murid yang memiliki gaya belajar audio, guru perlu menyiapkan video pembelajaran.Video pembelajaran dapat dibuat sendiri oleh guru maupun dapat menggunakan yang sudah ada di platform merdeka mengajar (PMM). Untuk memfasilitasi murid dengan gaya belajar kinestetik, guru dapat melakukan kegiatan praktik menggunakan peralatan di laboratorium sekolah dan agar kegiatan praktik dapat berbasis TIK gurupun dapat memfasilitasi murid dengan kegiatan praktikum memanfaatkan virtual laboratory (laboratorium maya) dari berbagai aplikasi yang ada. Semua kebutuhan pembelajaran ini dapat dikemas menjadi satu dalam bentuk media pembelajaran berupa media pembelajaran interakttif (MPI) yang dapat di akses murid melalui handphone mereka dari mana saja dan kapan saja.

(Memanfaatkan materi ajar online & video pembelajaran untuk literasi digital)

(Memanfaatkan materi ajar online & video pembelajaran untuk literasi digital)

(Memanfaatkan peralatan laboratorium sekolah untuk kegiatan praktik)

(Memanfaatkan peralatan laboratorium virtual untuk kegiatan praktik)

Guru juga dapat memanfaatkan bahan ajar dari PMM sebagai bahan ajar di kelas serta mengajak murid untuk mengakses bahan ajar sebagai bahan literasi digital mereka.

(Memanfaatkan video pembelajaran di PMM sebagai bahan ajar di kelas)

(Memanfaatkan video pembelajaran di PMM sebagai bahan ajar di kelas)

(Siswa memanfaatkan PMM sebagai bahan literasi digital)

Untuk menumbuhkan semangat belajar murid di kelas guru juga dapat menggunakan ice breaking berbasis TIK menggunakan mentimeter/quizizz/kahoot. Tak lupa sebelum mengakhiri pembelajaran guru bersama murid dapat melakukan refleksi pembelajaran menggunakan teknologi seperti googleform/padlet. Asesmen di akhir pembelajaran juga dapat berbasis TIK memanfaatkan google form/quizizz/kahoot sehingga mengerjakan soal bukan lagi menjadi kegiatan yang menegangkan bagi murid tetapi menjadi kegiatan yang menyenangkan.

(Memanfaatkan mentimeter untuk ice breaking)

(Memanfaatkan padlet untuk refleksi pembelajaran)

Setelah menerapkan rancangan pembelajaran ini di kelas dari hasil testimoni terhadap murid maka dapat disimpulkan dengan model pembelajaran berbasis TIK berpusat pada murid dapat menjadikan pelajaran fisika yang semula menjadi pelajaran yang tidak disukai dan ditakuti menjadi pelajaran yang menarik dan menyenangkan yang dinantikan murid-murid di kelas.

(Testimoni dari murid tentang inovasi model pembelajaran berbasis TIK)

(Testimoni dari murid tentang inovasi model pembelajaran berbasis TIK)

Dalam menerapkan model pembelajaran tersebut di kelas tentunya tidak selalu berjalan sesuai harapan, terdapat kendala yang dihadapi seperti murid yang tidak memiliki kuota akhirnya perlu diberi akses kuota internet oleh rekannya yang lain. Namun hal tersebut tidak menjadi hambatan yang terlalu signifikan dalam menerapkan model pembelajaran berbasis TIK di kelas. Dari pengalamannya maka dilain kesempatan murid akan menggunakan kuota internet yang mereka miliki secara bijaksana untuk hal-hal positif sehingga saat kegiatan pembelajaran mereka tidak lagi kehabisan kuota internet mereka.

Salam Merdeka Belajar.........................

Rancangan Modul Ajar (Gunakan akun belajar.id)
Media Pembelajaran Interaktif (Gunakan akun belajar.id)

#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar